Posts Tagged 'tulisan kaligrafi'

Seorang Jutawan Muslim Di Inggris Dihukum Karena Memasang Kaligrafi Islami Di Rumahnya

Kaligrafi di rumah Mahmood-Ali yang dituntut hukum

Tulisan Kaligrafi Laa ilaha illallah yang nampak indah terlihat dari jalan

Mahmood Ali, seorang jutawan muslim asal Inggris kini tengah berurusan dengan pengadilan usai pihak pemerintah kota memintanya menghapus ukiran kaligrafi Islami yang ia pasang di depan rumahnya bagian luar tepat menghadap ke jalan raya. Rumah Mahmood Ali terletak di daerah pemukiman mewah, dimana rumahnya yang besar tersebut dihiasi oleh dekorasi kaligrafi Islam berukuran besar di bagian teras dan berwarna hijau, sehingga terlihat mencolok. Kaligrafi bertuliskan “Lailaha illallah Muhammadur rasulullah” yang berarti “tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah”, dengan paduan warna hijau muda terukir indah di dinding eksterior rumahnya.

Menurut pihak pemerintah setempat, perintah untuk menghapus kalimat tauhid tersebut bukanlah karena alasan diskriminasi agama, melainkan karena larangan untuk memasang iklan yang telah ditetapkan di daerah tersebut. Segala bentuk tulisan ataupun simbol-simbol agama yang memiliki arti sebagai ekspresi keyakinan dianggap sama halnya seperti iklan, karena dinilai bisa mengganggu kenyamanan kota, sehingga harus segera dihapus. Sebelumnya, iklan McDonald dan Mark & Spencer juga telah diturunkan dari wilayah tersebut karena dianggap mengganggu pemandangan. Dan kalimat tauhid di depan rumah Mahmood Ali yang mencolok tersebut juga diminta dihilangkan dengan alasan yang sama.

Mahmood membela dirinya bahwa adalah haknya sebagai warga negara yang bebas untuk berbicara dan mengekspresikan diri termasuk memproklamirkan keislamannya lewat ukiran kaligrafi Islami. Dia berargumen bahwa tujuan dibuatkan kaligrafi di rumahnya itu hanyalah agar kediamannya itu mendapat keberkahan dari Allah, dan tidak ada sedikitpun terdapat arti yang mengandung unsur iklan atau promosi sebagaimana yang dituduhkan kepadanya.
Sementara itu para tetangga disekitar rumah Ali ada yang keberatan dan ada pula yang maklum dan tidak mempermasalahkannya. Misalnya, Beryl Morgan, (78 tahun) yang tinggal bertetanggaan dengan Ali mengatakan ; “Mungkin sah-sah saja jika membuat simbol relijius (kaligrafi Islami) di masjid, tapi menurut saya kurang tepat  jika kaligrafi tersebut dibuat di bangunan rumah. Itu sangat mengganggu pemandangan, saya tidak ingin melihatnya ketika saya melihat keluar jendela rumah saya setiap pagi”

Tulisan kaligrafi Lailaha illallah di rumah Mahmood Ali di Inggris

Tulisan kaligrafi Lailaha illallah di rumah Mahmood Ali di Inggris agar  mendapat berkah

Tapi menurut Joel Davies (25 tahun), “Saya sama sekali tidak keberatan, menurut saya dia seharusnya memiliki kebebasan untuk mengekspresikan agama pilihannya.  Tulisan kaligrafi tersebut sangatlah sesuai, berwarna hijau dan nampak indah pada dinding rumah tersebut. Menurut saya malah bisa menambah sedikit variasi warna di jalan, dan saya sama sekali tidak mengerti apa yang dipermasalahkan sesungguhnya.”

Bersyukurlah karena kita tinggal di negara mayoritas Muslim dan memberi kebebasan untuk mengkspresikan nilai-nilai agama melalui seni dekorasi. Yang kemudian harus dipertanyakan adalah, mengapa kaligrafi yang merupakan simbol relijius bisa dilarang, sementara pornografi, pornoaksi dan adegan kekerasan masih bebas berkembang di masyarakat? Wallahu a’lam!

 

Sumber: http://www.telegraph.co.uk/news/uknews/9834299/Muslim-businessman-told-to-remove-sign-from-home-proclaiming-Allah-is-the-only-god.html

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...